15 Tips Beli Smartphone Bekas Tanpa Pengeluaran Besar

15 Tips Beli Smartphone Bekas Tanpa Pengeluaran Besar

Jika Anda berencana membeli Gadget IDN smartphone tetapi memiliki anggaran yang kecil di kantong Anda, Anda mungkin ingin membeli smartphone bekas daripada yang baru. Namun, membeli smartphone bekas bisa menjadi sedikit rumit jika Anda tidak memiliki pengalaman apa pun tentang “bidang” ini. Anda tidak bisa begitu saja pergi ke sana ke toko smartphone dan melakukan pembelian acak bahkan tanpa memeriksa seluruh kondisi ponsel itu secara menyeluruh. Dan jika Anda mendapatkan perangkat yang salah, itu mungkin menjadi kutukan bagi Anda.

Anda mungkin mendapatkan smartphone bekas yang tampan dengan penutup case yang sempurna tanpa goresan di atasnya, tetapi Anda tidak tahu bahwa mungkin perangkat keras internal atau antarmuka layarnya mungkin tidak berfungsi dalam waktu dekat karena ada beberapa kerusakan kritis di dalam ponsel yang disebabkan. oleh pemilik sebelumnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk menghindari jenis smartphone ini demi kebaikan Anda sendiri.

Berbicara tentang smartphone bekas, kebanyakan orang mengira bahwa smartphone bekas kebanyakan payah hanya karena mereka adalah smartphone bekas. Sebenarnya tidak semua smartphone bekas yang Anda temukan di pasaran adalah beberapa ponsel rusak yang sudah tidak berfungsi lagi. Nyatanya, beberapa dari jenis smartphone ini masih berfungsi sebaik yang baru. Jadi sudah tidak relevan lagi untuk mengatakan bahwa kualitas dari smartphone bekas akan seburuk itu.

Nah, jika kamu sudah membuat keputusan akhir dan sangat yakin bahwa inilah saat yang tepat untuk kamu membeli smartphone pertama yang pernah kamu gunakan, maka berikut adalah 15 tips bermanfaat yang semoga bisa menjadi panduan pertama kamu setiap kali berencana membeli. smartphone bekas di masa depan.

1. Jalankan Quick Scan pada Case Cover

Hal pertama yang harus diperhatikan dari sebuah smartphone pasti adalah cover case-nya. Oleh karena itu, setiap kali Anda bertemu dengan beberapa smartphone bekas di toko mana pun, pastikan Anda selalu menjalankan pemindaian perangkat secara menyeluruh. Coba lihat apakah perangkat memiliki cacat fisik atau goresan di sekitar tubuh perangkat itu. Ini harus dilakukan untuk mengetahui lebih banyak tentang perangkat apa yang telah melalui di masa lalu ketika masih digunakan oleh pemilik sebelumnya.

2. Pastikan Penutup Kasus Asli

Ponsel cerdas bekas biasanya terganggu dengan persepsi bahwa penutup kasingnya akan memberi tahu Anda segalanya tentang kondisinya. Yah, itu salah sekali. Anda tidak dapat menilai kualitas keseluruhan dari smartphone bekas hanya dengan melihat seberapa mengkilap sasisnya atau seberapa sempurna layarnya. Ada kemungkinan besar bahwa penjual sudah menutupinya dengan beberapa penutup case pihak ke-3 baru yang jelas akan membuatnya terlihat seperti ponsel baru, bukan?

Oleh karena itu, sebagai smart customer, selalu bekali diri dengan mindset bahwa seller dapat selalu mengganti case cover asli namun rusak dengan beberapa casing pihak ke-3 yang baru agar dapat melakukan penjualan.

3. Pastikan Semua Tombol Fisik Bekerja Dengan Sempurna

Tombol fisik selalu menjadi elemen rapuh pada smartphone mana pun yang cenderung mudah rusak jika ditekan berkali-kali oleh pemiliknya. Itu sebabnya, ketika memeriksa smartphone bekas di toko, selalu pastikan bahwa semua tombol fisik, ingat, semuanya, dapat berfungsi dengan sempurna, tanpa hambatan apa pun. Hal terbaik untuk melakukannya adalah dengan menekan setiap tombol fisik berulang kali. Jika Anda melihat ada tombol yang memberikan respons lemah atau penundaan (terkadang berfungsi, terkadang tidak) atau bahkan tidak berfungsi sama sekali saat Anda menekannya, maka yang terbaik

4. Selalu Periksa Sensitivitas Layar dengan Antarmuka Pengguna

Hal berikutnya yang harus diperiksa dari smartphone bekas adalah permukaan layar dan sensitivitas Antarmuka Pengguna. Dalam proses ini, selalu jalankan pemindaian menyeluruh jika ada goresan di sekitar layar dan pastikan layar sentuhnya masih berfungsi dengan sempurna. Uji respons sentuh dari setiap sudut layar hingga area tengah. Lakukan beberapa gerakan campuran dan acak di layar berulang kali, dari:

  • menggeser UI ke kiri/kanan/atas/bawah,
  • melakukan multi-sentuh,
  • memperbesar/memperkecil foto atau browser web,
  • menghapus widget/apps/elemen
  • mengetik di keyboard QWERTY virtual di layar
  • dll

Dan jika Anda punya banyak waktu, coba mainkan beberapa aplikasi yang sudah terinstal di ponsel, bahkan game berperforma tinggi dan uji sensitivitas antarmuka layar. Ingat, ini sangat penting karena sebagian besar pemilik sebelumnya mungkin sudah beberapa kali menjatuhkannya ke tanah di masa lalu, sehingga akan berdampak langsung pada sensitivitas layar.

5. Periksa apakah Ada Reproduksi Warna Glitch atau Aneh di Layar

Selain kepekaannya, hal penting lainnya yang harus diperhatikan pada layar adalah tampilan. Biasanya smartphone bekas sudah beberapa kali dijatuhkan oleh pemilik sebelumnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk melihat keseluruhan area di layar untuk memeriksa apakah ada kesalahan atau garis aneh pada reproduksi warna di sekitar layar. Jika Anda melihat salah satu dari ini, maka layar tidak baik-baik saja.

6. Pastikan Baterai Masih Cukup Baik

Tidak diragukan lagi bahwa baterai adalah salah satu elemen terpenting dalam smartphone. Sebagian besar ponsel layar sentuh, bahkan iPhone baru, memiliki daya tahan baterai yang lemah (dengan pengecualian Samsung atau flagships Motorola tentunya). Oleh karena itu, sangatlah penting untuk selalu menjalankan pengujian di sektor ini setiap kali Anda ingin membeli smartphone bekas. Untuk beberapa nama, Anda dapat melakukan hal-hal seperti memainkan game 3D berkinerja tinggi atau menonton film/video drama korea romantis terbaik untuk memastikan bahwa baterainya masih dalam kondisi cukup baik, atau bahkan bagus. Jika baterai terkuras cukup cepat meskipun Anda baru saja membuka foto atau mendengarkan beberapa lagu (yang sebenarnya bukan aktivitas yang menghabiskan energi), maka ada yang salah dengan baterai.

7. Periksa apakah Tombol Rana Kamera (jika Ada) Masih Berfungsi

Beberapa smartphone biasanya memiliki physical shutter key untuk pengambilan foto/video, meski bisa diganti dengan tombol virtual di layar. Namun, pada beberapa ponsel, terdapat fitur yang memungkinkan Anda mengambil foto dengan tombol shutter meskipun layarnya masih terkunci (misal, Sony Xperia S, dll). Itulah mengapa, meskipun Anda mungkin tidak terlalu sering menggunakannya, selalu lakukan tes cepat pada tombol rana ini dengan menekannya berulang kali hanya untuk memastikan bahwa tombol ini masih berfungsi dengan sempurna.

8. Pastikan Konektivitas Seluler dan Wi-Fi Tetap Berfungsi dengan Baik

Konektivitas adalah elemen penting lainnya pada smartphone. Tanpa sektor ini, ponsel bekas Anda akan sangat tidak berguna bagi Anda. Anda tidak dapat menjelajahi web, mengunduh barang, atau menghubungkan aplikasi ke internet. Oleh karena itu, selalu jalankan pengujian fitur konektivitas ini dengan menjelajahi web dengan browser yang telah diinstal sebelumnya atau aplikasi lain yang memerlukan konektivitas 3G/4G dan Wi-Fi pada ponsel cerdas yang digunakan.

9. Periksa Bluetooth, NFC atau Konektivitas Off-line Lainnya

Fitur konektivitas ini bisa menjadi sangat penting di masa depan karena suka atau tidak, Anda akan membutuhkan Bluetooth dan akan sangat sering menggunakannya untuk berbagi konten seperti foto/musik/video/file dengan perangkat lain, sedangkan NFC juga sangat penting untuk pembayaran seluler masa depan. Oleh karena itu, jangan pernah lupa untuk selalu menjalankan quick test pada Bluetooth, NFC atau beberapa fitur konektivitas offline lainnya di ponsel.

10. Uji Kualitas Suara Speaker

Menelepon adalah alasan mengapa ponsel pertama kali ditemukan. Tanpanya, ponsel Anda tidak boleh disebut sebagai ponsel. Itu sebabnya, jika fitur ini tidak berfungsi dengan baik, maka ponsel bekas Anda tidak akan berguna di kemudian hari. Jadi, sangat penting juga untuk selalu menjalankan pengujian fitur ini dengan melakukan panggilan acak di perangkat lain dan mendengar jika ada yang salah dengan kualitas suaranya, sinyal, atau pengeras suaranya.

11. Cobalah untuk Mengirim Pesan Teks

Biasanya, jika konektivitas seluler masih berfungsi dengan baik, maka ada kemungkinan besar Anda juga dapat mengirim pesan teks dengan ponsel itu. Namun, jangan terbawa suasana dan mengirim satu pesan teks tidak ada salahnya, bukan? Ini untuk kebaikanmu sendiri.

12. Periksa Kualitas Suara Telepon, Dengan dan Tanpa Headset

Sebagian besar pengguna ponsel biasanya tidak membuka lebar loudspeaker saat mendengarkan musik atau menonton video. Mereka biasanya menggunakan headset untuk sebagian besar aktivitas yang memiliki suara di dalamnya, seperti game, film, musik, atau apa pun. Namun, untuk memastikan semuanya baik-baik saja, cukup luangkan beberapa detik atau menit untuk memeriksa apakah loudspeaker masih terdengar bagus atau tidak.

13. Pastikan Port Pengisian Masih Bisa Mengisi Telepon

Port pengisian daya juga merupakan hal terpenting lainnya pada ponsel cerdas. Jika port pengisian daya tidak berfungsi dan tidak dapat mengisi daya perangkat dengan benar, ini bisa sangat berbahaya bagi Anda di masa mendatang. Saat ini, sebagian besar port pengisian daya smartphone tidak hanya dirakit dengan lem, tetapi pada beberapa smartphone, bagian ini terintegrasi secara mendalam dengan solder. Jadi pastikan untuk selalu memeriksa port pengisian daya perangkat dengan menghubungkan masuk/keluar ponsel dengan pengisi daya dan lihat apakah ada sedikit penundaan respons pada bilah baterai di layar saat sedang diisi. Ponsel Anda tidak akan berguna jika tidak dapat diisi dayanya.

14. Periksa slot kartu microSD (jika ada) untuk melihat apakah masih berfungsi

Terlepas dari meningkatnya popularitas smartphone penyimpanan internal yang sangat besar, sebagian besar pengguna ponsel masih menganggap bahwa slot kartu microSD sebagai elemen yang sangat penting pada smartphone. Pengguna tipe ini cenderung memilih memiliki smartphone dengan penyimpanan internal kecil tetapi dapat diperluas lebih jauh dengan kartu microSD eksternal. Oleh karena itu, jika Anda berencana membeli smartphone yang mendukung kartu microSD, Anda disarankan untuk memeriksa apakah slot kartu masih berfungsi dengan baik atau tidak. Anda tidak ingin membeli ponsel dengan sedikit penyimpanan yang tidak dapat membaca kartu microSD eksternal, bukan?

15. Tanyakan Penjual apakah Ponsel sudah Jail-broken atau Rooted

IPhone yang di-jailbreak atau ponsel Android yang di-rooting mungkin merupakan hal yang baik atau buruk. Jika Anda adalah pengguna yang paham teknologi, maka itu hal yang baik karena Anda masih dapat melakukan banyak hal teknis dengan ponsel Anda bahkan tanpa bantuan pengecer. Namun, jika Anda bukan pembeli yang paham teknologi, Anda benar-benar perlu bertanya kepada penjual mengenai informasi ini. Khusus untuk iPhone, yang mungkin Anda ingin meminta penjual untuk mengembalikan iPhone bekas Anda ke versi non-jailbreak, sehingga Anda tetap dapat membawanya dengan aman ke toko resmi Apple jika ada yang salah dengan iPhone Anda.

Nah, itulah 15 tips yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan pembelian smartphone bekas apa pun. Membeli smartphone bekas mungkin jauh lebih murah daripada membeli yang baru, namun Anda sebagai pelanggan tetap berhak mendapatkan produk yang berkualitas, bahkan yang sudah bekas. Demikian semoga tips berikut ini bisa sangat bermanfaat untuk Anda setiap akan berencana membeli smartphone bekas di kemudian hari.

Leave a Reply